Bupati BBS Audensi Dan Gandeng Badan Bank Tanah,Fokus Perjuangkan Atasi Konflik Tanah dan Tata Kelola Lahan

Avatar

JAKARTA — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus berupaya mencari solusi atas berbagai persoalan pengelolaan lahan.

Hal ini ditunjukkan melalui audiensi yang dilakukan Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, dengan jajaran Badan Bank Tanah di Kantor Badan Bank Tanah (BBT), Wisma Nusantara, Jakarta, Rabu (08/04/2026).

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkab Muaro Jambi disambut oleh Deputi Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah, Perdananto Aribowo, bersama Kepala Divisi Pengelolaan Tanah Brigjen Pol. Yulmar Try Himawan serta Kepala Divisi Pemanfaatan Tanah dan Kerja Sama Usaha, Bondan Pristiwandana.

Pada kesempatan itu, Bupati Bambang Bayu Suseno memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi daerahnya dalam pengelolaan lahan.

Di antaranya persoalan batas wilayah, tumpang tindih pemanfaatan tanah berstatus APL (Area Penggunaan Lain), termasuk di kawasan transmigrasi dan objek reforma agraria, hingga permasalahan batas administratif yang berada di kawasan hutan Sumatera Selatan.

Baca Juga :  Bupati Fadhil Arief Terima Audiensi Perusahaan dari Negara Cina, Bahas Kerjasama Pembangunan PLTS

Permasalahan tumpang tindih lahan dan batas wilayah menjadi perhatian serius kami, sehingga perlu sinergi dan dukungan dari Badan Bank Tanah untuk penyelesaiannya,” ujar Bupati BBS.

Ia menegaskan bahwa Muaro Jambi memiliki potensi lahan yang cukup besar, baik untuk sektor perkebunan, pertanian, maupun lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

Oleh karena itu, dukungan dari Badan Bank Tanah dinilai sangat penting, khususnya dalam penyediaan lahan untuk pembangunan infrastruktur strategis serta penataan kawasan permukiman dan wilayah produktif.

Baca Juga :  Bupati Asahan Ikuti Retret Hari ke-6

“Kami ingin memastikan pengelolaan lahan di Muaro Jambi berjalan optimal, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya pendampingan teknis dan dukungan kebijakan agar pengelolaan lahan dapat berjalan sesuai regulasi, namun tetap optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap adanya pendampingan teknis dan kebijakan dari Badan Bank Tanah agar pengelolaan lahan dapat lebih terarah dan berkelanjutan,” tutupnya.

Melalui audiensi ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi berharap terjalin sinergi yang kuat dengan Badan Bank Tanah guna menghadirkan solusi konkret atas berbagai persoalan pertanahan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan yang lebih efektif dan berkelanjutan.(Red-Jawar4)