Muaro Jambi Sukses Jadi Tuan Rumah, BBS Tekankan Pentingnya Menghidupkan Nilai Qur’ani

Avatar

MUARO JAMBI — Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-54 Tingkat Provinsi Jambi yang berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi resmi ditutup pada Jumat malam (21/11/2025). Penutupan yang dipusatkan di Lapangan Pendopo Komplek Perkantoran Bupati Muaro Jambi itu berlangsung khidmat, meriah, dan disaksikan oleh ribuan masyarakat yang sejak awal antusias mengikuti seluruh rangkaian MTQH tahun ini.

Acara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, yang secara resmi menutup gelaran MTQH setelah berlangsung selama beberapa hari.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kafilah dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi yang telah menunjukkan semangat, kemampuan, serta dedikasi tinggi dalam mempersembahkan bacaan, hafalan, dan pemahaman terbaik mereka terhadap Al-Qur’an dan Hadits.

Wagub menegaskan bahwa MTQ bukan hanya kompetisi, melainkan bagian dari syiar Islam yang memiliki nilai strategis dalam membangun generasi yang cinta Al-Qur’an. Ia berharap seluruh peserta dan masyarakat terus menjaga semangat mencintai kitab suci, tidak hanya selama perlombaan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Kukuhkan FPK, Abdullah Sani: FPK Provinsi Jambi Lonceng Komitmen Menjaga NKRI dan Pancasila

Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, dalam pidatonya menyampaikan rasa bangga atas suksesnya Kabupaten Muaro Jambi menjadi tuan rumah MTQH ke-54. Ia mengapresiasi seluruh panitia, pemangku kepentingan, serta masyarakat yang telah bekerja keras dan berpartisipasi sehingga penyelenggaraan MTQH berjalan baik, tertib, dan memberi kesan mendalam bagi seluruh kafilah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati BBS menekankan pentingnya menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat akhlak dan karakter masyarakat. Menurutnya, lantunan ayat suci yang terdengar selama perhelatan MTQ adalah bukti nyata bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat.

“Momentum MTQ hendaknya jangan berhenti sebagai ajang perlombaan. Kita ingin nilai-nilai Qurani benar-benar hadir di setiap rumah, di setiap keluarga. Jadikan Al-Qur’an sebagai cahaya kehidupan dan pedoman dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.

BBS juga berharap pembinaan qori-qoriah dan hafiz-hafizah di seluruh daerah terus ditingkatkan agar mampu melahirkan generasi Qurani yang berdaya saing, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca Juga :  Al Haris: Warisan Budaya Lokal Harus Dikembangkan Guna Ciptakan Maestro

Pada penutupan tersebut, diumumkan hasil resmi MTQH ke-54. Kota Jambi berhasil meraih predikat Juara Umum, sementara Kabupaten Muaro Jambi menempati posisi Juara Dua, sebuah capaian yang disambut meriah oleh masyarakat karena membuktikan peningkatan kualitas peserta dari daerah tersebut.

Acara penutupan diakhiri dengan penyerahan piala kepada para pemenang, penampilan qori terbaik, serta doa penutup yang dipandu oleh ulama setempat. Dengan demikian, berakhirlah rangkaian MTQH ke-54 yang tidak hanya meninggalkan prestasi, tetapi juga meninggalkan pesan moral untuk terus memuliakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (Red-MrY)